Naik Suroboyo Bus

Pernah gak sih, ribet nyari botol bekas minuman di tempat sampah di area perumahanmu hanya biar bisa ikut naik hasil karya keren Bu Risma yaitu “Suroboyo Bus”?

Kebetulan di perumahanku, pak tukang sampahnya sudah menjalankan tugasnya. Hampir semua tong sampah zonk.Tapi karena aku percaya, lingkungan kita masih “surganya sampah”, dalam semalam, 20 botol sebagai ” Tiket” naik bus itu terlampaui 😎
Agar bisa naik, perlu membawa 3 botol besar 1,5lt atau 5 botol tanggung, atau 10 gelas plastik mineral untuk 1 stiker/tiket.
Idealnya bekas ya, gaes…Cari dan pasti dapat! Trust me πŸ˜…


Aku bawa sebungkus botol itu dari Malang naik kereta dan lanjut ke Terminal Bungurasih. Di sana ada tempat penukaran botol dan sebagai gantinya ada stiker sebagai penanda penukaran. Setiap KTP maksimal 20 stiker. Meski ber-KTP Malang, boleh ikutan naik.


Busnya kayak bus kota di KL atau transjakarta. Setiap halte, akan ada pengingat dalam 3 bahasa: Indonesia, Inggris, dan Suroboyoan πŸ˜‚πŸ˜ Lucune pool πŸ˜†

https://www.facebook.com/happybf/videos/10217387377570988/


Ngapain sih ribet bat naek bus gituan?
Iya, kami mau ribet sekarang sebagai ikhtiar #pukulmundurkrisisiklim dengan sebisa mungkin menggunakan moda transportasi umum meski endal endol bawa bocah, poster, tas berat isi bekal dan minum, dan megaphone πŸ˜‚


Karena kami sadar, susah begini masih lebih baik daripada 11 tahun lagi jika tak ada upaya kolektif menghentikan krisis iklim inii πŸ˜–πŸ˜£ (amit-amit jabang bayi πŸ˜”)